18 Jun 2020
Fakultas Teknik Siap New Normal Melalui Penerapan Virtual Laboratory
Muhammad Nadzirin Anshari Nur, S. Kom., M.
T., selaku Host dalam acara ini memaparkan statistik partisipan dimana total pendaftar untuk
acara ini adalah 1686 peserta, 518 di antaranya mengikuti melalui Zoom dan selebihnya
dari YouTube live. Sebagian besar peserta
berasal dari pulau Jawa dengan persentase mencapai 31.3%. Peserta acara ini
terdiri dari dosen, guru, mahasiswa, teknisi, ASN, karyawan swasta, dan profesi
lainnya dengan mayoritas peserta (61,6 %) berprofesi sebagai dosen.
Acara dibuka pada pukul 10.00 WITA oleh Ketua Jurusan Teknik Elektro UHO, Luther Pagiling, S.T., M.T. sebagai moderator memberikan sambutan singkat dan mempersilahkan Dr. Ridi Ferdiana (Ketua Program Studi S1 Teknologi Informasi UGM) menyampaikan materi tentang kepantasan implementasi virtual lab di Indonesia.
“Virtual lab hanya dapat dilakukan pada lingkungan praktikum yang tidak membutuhkan perangkat keras spesifik”, kata Ridi saat menjelaskan kepantasan implementasi virtual lab dalam kegiatan praktikum. Jika perangkat keras tersebut dapat tergantikan dengan perangkat lunak, maka virtual lab dapat digunakan. Konten praktikum juga harus disiapkan dengan terlebih dulu melakukan survei terhadap kesiapan mahasiswa mengikuti praktikum virtual.
Ridi menambahkan, “ada algoritmanya untuk mengukur apakah mahasiswa siap secara literatur dan siap secara computing environment”.
Dari empat skenario implementasi virtual lab yang dijelaskan oleh penulis buku mengenai cloud computing ini, Ridi memberikan contoh setup virtual lab menggunakan cloud computing beserta keunggulannya. Teknologi ini dapat memberi solusi keterbatasan perangkat keras bagi mahasiswa dan otomasi pelaksanaan.
“Kalau solusi berbasis server yang mencukupi tidak tersedia, maka cloud computing dapat digunakan. Tapi tolong dianalisis dulu antara rasio cost dan benefit-nya”, kata Ridi menutup penyampaian materinya.
Selanjutnya, Dr. Hendra Jaya, S. Pd., M. T., Ketua Program Studi D3 Teknik Elektronika Universitas Negeri Makassar, menyampaikan materi tentang teknis implementasi laboratorium virtual. Sejak tahun 2012, Dr. Hendra merupakan praktisi pengembangan dan pengimplementasian virtual lab pada Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar dan berbagai SMK di Makassar.
“Virtual lab dapat diimplementasikan dalam berbagai media. Bisa menggunakan touch screen, berbasis web, ataupun menggunakan aplikasi multimedia pada android”, kata Hendra. Peraih peringkat 10-besar pada kompetisi Blackberry Innovation Center 2012 ini juga menjelaskan contoh penggunaan virtual lab dalam ponsel cerdas dan keunggulannya.
Hendra menjelaskan, “Virtual lab ini dapat menggunakan smartphone untuk proses kendalinya karena sekarang sudah banyak digunakan aplikasi-aplikasi smartphone dan sifatnya yang portabel”.
Acara webinar ini mendapat dukungan penuh dari Fakultas Teknik, Universitas Halu Oleo. Dr. Edward Ngii, S. T., M. T. sebagai Dekan Fakultas Teknik, menyampaikan kebanggannya bahwa webinar ini telah mempertemukan pakar-pakar di bidang pengembangan laboratorium virtual sehingga memungkinkan berbagi pengalaman dan pengetahuan serta membina persahabatan dan kerja sama di masa depan.
“Dengan terselenggaranya webinar ini, semoga seluruh peserta webinar dan khususnya yang berasal dari Fakultas Teknik UHO semakin terinspirasi untuk bersama-sama mengembangkan inovasi pembelajaran menggunakan virtual laboratory di Fakultas Teknik UHO”, pesannya.
Rekaman acara ini dapat dilihat pada kanal YouTube Jurusan Teknik Elektro UHO.
Pemateri
1 : https://www.youtube.com/watch?v=6jEAB677loc
Pemateri 2 : https://www.youtube.com/watch?v=8luBkmEwdHA
